Tampilkan postingan dengan label Magic for Dhamma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Magic for Dhamma. Tampilkan semua postingan

Magic for Dhamma di TP Vidyasagara, Bandung

TP Vidyasagara (Vihara Vimala Dharma, Bandung) berbenah agar semakin baik. Materi yang akan disampaikan untuk anak-anak TP (Taman Putra) disusun lebih terstruktur dan rinci.


Salah satu perubahan dalam proses belajar mengajar Dhamma di TP Vidyasagara adalah melibatkan orangtua murid untuk mengajar.

Penulis termasuk salah satu yang diminta untuk mengajar (padahal selama ini lebih suka menulis daripada berbicara di depan umum). 


Pertama penulis mengisi SMB pada hari Minggu, 25 Agustus 2019 di kelas C (kelas 4-6 SD). Siswanya 6 orang: Tara, Wira, Jilly, Chelsea, Orion, dan Reynard. 

Sebagai penyuka sulap dan meng-kampanye-kan "Magic for Dhamma" tentu saja penulis sudah menyiapkan trik sulap. Saat membahas sifat Dhamma, yakni ehipassiko, penulis memainkan trik sulap.


Pada kesempatan ini, penulis menghilangkan sapu tangan dan trik sulap cup and balls. Pesan yang disampaikan, jangan percaya hanya dari mendengar saja. Adik-adik dapat lihat langsung apakah benar kata orang "Ko Hendry itu bisa main sulap."

Menurut penulis, sulap dapat dijadikan media pembabar Dhamma atau kalaupun tidak berkaitan langsung dengan tema Dhamma yang dibabarkan, sulap dapat digunakan sebagai ice breaking atau sekedar hiburan. 

Sejauh ini, menurut pengamatan penulis, anak-anak enjoy menikmati sulap yang penulis sampaikan.
 
Minggu, 22 September 2019 penulis dapat giliran mengisi kelas C lagi. Temanya makna persembahan altar. Sayangnya, siswanya hanya 2 orang: Oron dan Metta. Mungkin yang lain sedang sibuk mempersiapkan diri menghadapi UTS?

Sebagai selingan, penulis memainkan trik chameleon card dan elevator card (lift kartu). Selalu ada pesan yang ingin penulis sampaikan lewat trik sulap yang ditampilkan. Kali ini penulis menekankan adik-adik agar berpendirian teguh seperti halnya bunga teratai. Teratai, meski tumbuh di tempat berlumpur, bunganya tetap bersih. Saat adik-adik bergaul dengan teman yang memiliki sifat buruk, adik-adik tidak mudah terpengaruh. Sementara trik lift kartu mengajarkan adik-adik tentang budaya mengantre.

Ada dua hal yang disukai anak-anak. Pertama adalah hal menarik, yang penulis berusaha menyelipkan trik sulap. Kedua hadiah, selesai ikut SMB, penulis membagikan makan ringan. Di kesempatan pertama penulis membagikan bagi biskuit coklat Hans*l, dan kesempatan kedua membagikan B*ng-B*ng untuk semua yang mengikuti SMB hingga selesai.

Oh iya, selama mengajar, Cici/Koko dari seksi Taman Putra ikut mendengarkan penulis mengajar. Siapa tau ada hal yang kurang pas dalam menyampaikan materi.

Semoga saja "Magic for Dhamma" memberi kontribusi positif dalam pembabaran Dhamma.

Magic for Dhamma di SMB Vihara Tiratana, Kampung Pisang, Tangerang

Minggu, 23 Juni 2019 giliran SMB Vihara Tiratana, Kampung Pisang, Tangerang yang mendapat kunjungan dari Litar Suryadi.

Litar mengajak anak-anak SMB (Sekolah Minggu Buddhis) untuk terus melakukan kebajikan (berbuat baik). Memang pada dasarnya, yang sejenis akan berkumpul dengan yang sejenis.

Kita yang senang bermain game, tentu cenderung suka bergaul dengan teman yang suka bermain game (biar ngobrolnya nyambung).

Anak yang baik, nantinya akan bergabung dengan anak yang baik. Seperti lingkaran tali ini, awalnya terpisah. Begitu tau mereka sejenis (sama-sama baik), mereka akan bersatu seperti ini. 

Mari simak video berikut:

 

Anda dapat membaca info dan menonton video "Magic for Dhamma" di aplikasi berbasis blog "Buddha Pedia" dan "Majalah SMB", 

Cari posting di kedua aplikasi tersebut dengan label "Magic for Dhamma". 

Silakan download kedua aplikasi tersebut secara GRATIS di: 

"Buddha Pedia" klik saja: www.tiny.cc/buddhapedia-apps

"Majalah SMB" klik saja: www.tiny.cc/majalahsmb


Bagi SMB sekitar Jawa Barat, Banten, dan Jakarta yang ingin kami mengisi SMB (tentu ada selingan sulapnya), silakan hubungi Yayasan Dasa Paramita (Wadah Anak Buddhis dan Dhammaduta Muda) WA: 0812 9037 3339.


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:


Magic for Dhamma di Cetiya Veluvana Arama - Bojong Nangka, Tangerang

Minggu, 26 Mei 2019 Litar Suryadi sharing Dhamma di di Cetiya Veluvana Arama - Bojong Nangka, Tangerang.

Seperti biasa, sharing Dhamma Litar tidak hanya melalui ceramah Dhamma saja. Litar menggunakan sulap sebagai media pembabar Dhamma.

Berikut video dan fotonya: 








Anda dapat membaca info dan menonton video "Magic for Dhamma" di aplikasi berbasis blog "Buddha Pedia" dan "Majalah SMB", 

Cari posting di kedua aplikasi tersebut dengan label "Magic for Dhamma". 

Silakan download kedua aplikasi tersebut secara GRATIS di: 

"Buddha Pedia" klik saja: https://tiny.cc/buddhapedia-apps 

"Majalah SMB" klik saja: https://tiny.cc/majalahsmb 

Bagi SMB sekitar Jawa Barat, Banten, dan Jakarta yang ingin kami mengisi SMB (tentu ada selingan sulapnya), silakan hubungi Yayasan Dasa Paramita (Wadah Anak Buddhis dan Dhammaduta Muda) WA: 0812 9037 3339.


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:


Magic for Dhamma di Vihara Dharma Jaya, Petak Sembilan, Jakarta

Litar Suryadi selama ini single fighter mengisi sharing Dhamma di berbagai vihara sekitar Jakarta, Tangerang (Banten), dan Bogor. Kali ini, Litar mendapat bantuan Michael saat mengisi sesi Dhamma di Vihara Dharma Jaya, Petak Sembilan, Jakarta (Minggu, 26 Mei 2019).

Gerakan "Magic for Dhamma", menggunakan magic atau sulap sebagai salah satu media pembabar Dhamma tetap dilakukan.

Sulap dapat dijadikan sebagai media peraga Dhamma yang disampaikan, bisa juga sekedar hiburan bagi anak-anak SMB.

Semoga saja penggunaan sulap sebagai media pembabaran Dhamma menghadirkan keceriaan bagi anak-anak. Dhamma tersampaikan, anak-anak juga gembira.

Simak video penampilan Litar Suryadi dan Micahel di video berikut ini:



Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:

Magic for Dhamma: Litar Mengisi Latihan Dasar Kepemimpinan

Bertempat di Vihara Mandalawangi Arama, Serang, Banten, Litar mengisi Latihan Dasar Kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Dasa Paramita.

Berikut ini foto dan video-nya:







Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:

Magic for Dhamma: Litar Menyapa Sodong dan Kotabumi, Tangerang

Litar Suryadi terus berkeliling membabarkan Dhamma ke berbagai SMB (Sekolah Minggu Buddhis) sekitar Tangerang, Jakarta, dan Bogor. 

Kali ini giliran Cetiya Vijja Gana - Kotabumi, Tangerang (Kamis, 9 Mei 2019) dan Litar memberikan Ceramah Umum di Cetiya Brahma Vihara, Sodong-Tangerang (Jumat, 26 April 2019). Berikut foto-fotonya:


Cetiya Vijja Gana - Kotabumi, Tangerang


 
 Cetiya Brahma Vihara, Sodong-Tangerang



Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:

Selingan Sulap di SMB V. Dharma Subha, Poris Indah, Tangerang

Belajar Dhamma itu harus menyenangkan. Karena itulah para Pembina SMB dituntut kreatif dalam penyampaian Dhamma. Banyak media yang dapat digunakan untuk menyampaikan Dhamma, salah satunya adalah sulap.

Siapa yang tak suka sulap? Rasanya sulap disukai semua kalangan, dari anak-anak TK hingga Opa Oma suka jika menyaksikan sulap.

Sulap dapat digunakan sebagai media penyampai Dhamma, tapi bisa juga sekedar hiburan agar suasana tidak membosankan.

Kali ini setelah memberikan materi Dhamma,  Litar Suryadi menghibur anak-anak SMB Vihara Dharma Subha, Poris Indah, Tangerang.

Anak-anak SMB terhibur, pesan Dhamma tetap tersampaikan. Ayo, rajin-rajin ke vihara ya...

Anda dapat membaca info dan menonton videonya di aplikasi berbasis blog "Buddha Pedia" dan "Majalah SMB", cari posting di kedua aplikasi tersebut dengan label "Magic for Dhamma".

Silakan download kedua aplikasi tersebut di:

"Buddha Pedia" klik saja: www.tinny.cc/buddhapedia-apps

"Majalah SMB" klik saja: www.tiny.cc/majalahsmb

Bagi SMB sekitar Jawa Barat, Banten, dan Jakarta yang ingin kami mengisi SMB (tentu ada selingan sulapnya), silakan hubungi Yayasan Dasa Paramita (wadah anak buddhis dan Dhammaduta muda) WA: 0812 9037 3339.

Berikut videonya:





  


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:




Kami memiliki group WA "Pembina SMB". Jika Anda adalah Kakak Pembina SMB, ayo bergabung ke group dengan cara kirim pesan via WA ke Litar Suryadi: 0812 9037 3339.

Kita bertukar pikiran tentang materi untuk SMB dan berbagi pengalaman selama mengajar di SMB. Kami juga memiliki aplikasi "Majalah SMB" yang bisa dijadikan media untuk memuat berita kegiatan SMB di tempat Anda dan juga media yang memuat karya anak-anak SMB tempat Anda mengajar. Kirimkan berita dan foto ke Admin, Admin akan menampilkannya di aplikasi "Majalah SMB"

Ayo download dan pasang aplikasi Majalah SMB di ponselmu. Klik saja: "Majalah SMB"


Info lengkap tentang sharing Dhamma dengan media sulap di SMB, bisa dibaca di sini (klik saja): Sim Salabim: Sulap, Pembina SMB, Majalah SMB, dan Dhamma

Magic for Dhamma: Sharing Kepada Remaja VTBS, Kelapa Gading, Jakarta Utara



Minggu, 28 April 2019 kembali Litar Suryadi sharing Dhamma. Kali ini Litar sharing untuk remaja di Vihara Theravada Buddha Sasana (VTBS), Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tentu saja, dalam membabarkan Dhamma, Litar menyelipkan sulap. Kali ini Litar menjelaskan agar remaja Buddhis pandai-pandai menjaga diri. Bergaul dengan orang bijak. 

Pada dasarnya, orang baik akan bergaul dengan orang baik, orang yang memiliki perilaku buruk pun cenderung bergaul dengan teman yang sejenis. Mirip dengan air dan minyak, keduanya tak bisa menyatu. Iya, Litar mengibaratkan tali tiga warna ini, jika mereka terdiri dari orang baik dan buruk, mereka tidak bisa bersatu.

Tapi ketika ketiga orang tadi memiliki kesamaan visi misi, orang baik berkumpul dengan orang baik, mereka akan mudah akrab. Contohnya tali ini, mereka saling bergandengan tangan.


Apabila dalam pengembaraan seseorang tak menemukan sahabat yang lebih baik atau sebanding dengan dirinya, maka hendaklah ia tetap melanjutkan pengembaraannya seorang diri. Janganlah bergaul dengan orang bodoh.


Catatan:
Bagi SMB sekitar Jawa Barat, Banten, dan Jakarta yang ingin kami mengisi SMB (tentu ada selingan sulapnya), silakan hubungi Yayasan Dasa Paramita (wadah anak buddhis dan Dhammaduta muda) WA: 0812 9037 3339.


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:




Kami memiliki group WA "Pembina SMB". Jika Anda adalah Kakak Pembina SMB, ayo bergabung ke group dengan cara kirim pesan via WA ke Litar Suryadi: 0812 9037 3339

Kita bertukar pikiran tentang materi untuk SMB dan berbagi pengalaman selama mengajar di SMB. Kami juga memiliki aplikasi "Majalah SMB" yang bisa dijadikan media untuk memuat berita kegiatan SMB di tempat Anda dan juga media yang memuat karya anak-anak SMB tempat Anda mengajar. Kirimkan berita dan foto ke Admin, Admin akan menampilkannya di aplikasi "Majalah SMB"

Ayo download dan pasang aplikasi Majalah SMB di ponselmu. Klik saja: "Majalah SMB"


Info lengkap tentang sharing Dhamma dengan media sulap di SMB, bisa dibaca di sini (klik saja): Sim Salabim: Sulap, Pembina SMB, Majalah SMB, dan Dhamma

Sharing Dhamma Disertai Sulap di SMB Sekolah Chandra Naya, Jembatan Besi, JakBar

Biasanya Litar Suryadi yang mengisi sharing Dhamma dengan selingan sulap di berbagai SMB. Namun kali ini, kami kedatangan Michael yang ikut sharing di SMB Sekolah Chandra Naya, Jembatan Besi, Jakarta Barat.

Om Litar mengajak anak-anak rajin ke Sekolah Minggu Buddhis (SMB) agar jadi anak yang pintar dan baik. Jangan lupa ajak teman-teman Buddhis yang belum ke SMB. Di SMB, kita bisa belajar berbagai hal dan berbuat baik. Seperti buku ini, semula putih polos, lalu bisa muncul gambar, dan akhirnya gambarnya bisa berwarna-warni.

Mengapa bisa jadi bagus? Karena belajar. Ayo adik-adik rajin ke SMB dan rajin belajar ya...

Litar Suryadi yang membuat anak-anak selalu ceria ikut SMB

Michael, ikut berpartisipasi sharing di SMB


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:




Kami memiliki group WA "Pembina SMB". Jika Anda adalah Kakak Pembina SMB, ayo bergabung ke group dengan cara kirim pesan via WA ke Litar Suryadi: 0812 9037 3339

Kita bertukar pikiran tentang materi untuk SMB dan berbagi pengalaman selama mengajar di SMB. Kami juga memiliki aplikasi "Majalah SMB" yang bisa dijadikan media untuk memuat berita kegiatan SMB di tempat Anda dan juga media yang memuat karya anak-anak SMB tempat Anda mengajar. Kirimkan berita dan foto ke Admin, Admin akan menampilkannya di aplikasi "Majalah SMB"

Ayo download dan pasang aplikasi Majalah SMB di smartphone-mu. Klik saja: "Majalah SMB"


Info lengkap tentang sharing Dhamma dengan media sulap di SMB, bisa dibaca di sini (klik saja): Sim Salabim: Sulap, Pembina SMB, Majalah SMB, dan Dhamma

Belajar Dhamma dengan Selingan Sulap, SMB Jadi Lebih Asyik

Litar kembali sharing Dhamma di Sekolah Minggu Buddhis (SMB) Mulya Dharma, Kampung Duku-Cisauk, Bogor.

Tampaknya penggunaan sulap sebagai media penyampai pesan Dhamma mendapat sambutan meriah di berbagai tempat. 

Ayo adik-adik SMB, jangan malas ke vihara ya???

Om Litar bermain sulap dengan kantong ajaib. Uang selembar bisa jadi banyak.

Manusia ibarat tali ini. Mereka akan berkumpul dengan jenisnya sendiri. Orang jahat berkumpul dengan orang jahat, orang baik dengan orang baik. Kalau kita belajar Dhamma, kita akan jadi orang baik. Seperti tali ini, semula ke-3 tali ini tidak dapat bersatu (karena ada yang baik dan ada yang jahat). Ketika sudah ikut SMB dan belajar Dhamma, semua menjadi baik, dan lihatlah tali ini, mereka bersatu, saling bergandengan.

Om Litar mengatakan, uang yang kita danakan tidaklah hilang. Kita berdana itu ibarat menanam pohon. Sekarang kita menanam karma baik (seperti menanam pohon buah), nanti pada saatnya kita akan memanen (memetik hasil karma baik yang kita tanam). Dan ingat, kalau kita tanam 1 biji pepaya misalnya, pohon itu tumbuh dan nanti menghasilkan buah pepaya, buahnya tidak hanya satu, tapi banyak. Jadi, jangan ragu untuk terus berbuat karma baik.


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:

Sulap di Sharing Dhamma untuk Remaja Vihara Sasana Subhasita, Tangerang

Ko Litar Suryadi memberikan motivasi lewat Dhammadesana kepada remaja Vihara Sasana Subhasita, Tangerang. Ayo bersemangat. Lihat tali yang lemas ini. Kalau kita beri kata-kata motivasi, tali pun bisa jadi bersemangat/keras (tidak loyo).

Ayo remaja Buddhis, semangat...!

Kami dari group WA "Pembina SMB" sedang gencar menggunakan sulap sebagai media pembabaran Dhamma. Mungkin ini merupakan hal baru. Kami berharap semoga penyampaian materi Dhamma dengan media sulap akan menjadi daya tarik anak-anak SMB untuk datang ke vihara. 

Anda Pembina SMB? Ayo gabung ke group WA "Pembina SMB". Caranya? Klik tautan berikut: www.tiny.cc/pembina-smb

Info lebih lengkap tentang SMB, aplikasi Majalah SMB, Magic for Dhamma, atau Anda Pembina SMB yang tertarik untuk diajari trik sulap? Silakan klik: Sim Salabim: Sulap, Pembina SMB, Majalah SMB, dan Dhamma

Apa komentar Anda soal sulap sebagai media pembabaran Dhamma? Tinggalkan komentar Anda di kolom komentar. Anumodana...


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:


Sharing Dhamma Diselingi Sulap. Wow...

Dari diskusi kami di group WA "Pembina SMB" dan dilanjutkan dengan diskusi di group WA "Buddhist Magician" sepakat menggunakan sulap sebagai media pembabaran Dhamma untuk SMB (Sekolah Minggu Buddhis).

Yang terbaik, sulap (magic), digunakan sebagai media penyampai, kalau belum mampu, setidaknya sulap bisa menjadi daya tarik anak-anak untuk ikut SMB.

Sudah jadi rahasia umum, sebagian besar anak Buddhis bersekolah di sekolah umum atau sekolah berbasis agama non-Buddhis. Setiap hari mereka mendapatkan pelajaran agama lain (mereka kurang mengenal Dhamma). 

Hal ini akan semakin parah jika orangtua tidak mengajak mereka ikut SMB. Atau anak kurang suka ikut SMB karena pelajaran di SMB dirasa kurang menarik.

Semoga kehadiran "Buddhist Magician" bisa berkontribusi agar anak-anak tertarik ikut SMB. 

Berikut rekaman video dan foto saat Litar Suryadi sharing Dhamma di SMB Vihara Dharma Sukha, Pluit, Jakarta Utara (Minggu, 31 Maret 2019) 


Litar Suryadi sedang sharing Dhamma diselingi sulap di Vihara Dharma Sukha. Inovasi seperti ini dibutuhkan agar anak-anak tertarik ikut SMB. Pesan Dhamma tersampaikan, anak-anak merasa senang dan terhibur.



 


Kami memiliki group WA "Pembina SMB". Jika Anda adalah Kakak Pembina SMB, ayo bergabung ke group dengan cara kirim pesan via WA ke Litar Suryadi: 0812 9037 3339

Info lebih lengkap tentang SMB, aplikasi Majalah SMB, Magic for Dhamma, atau Anda Pembina SMB yang tertarik untuk diajari trik sulap? Silakan klik: Sim Salabim: Sulap, Pembina SMB, Majalah SMB, dan Dhamma

Apa komentar Anda soal sulap sebagai media pembabaran Dhamma? Tinggalkan komentar Anda di kolom komentar. Anumodana...


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:

Magic for Dhamma, Sulap Sebagai Media Pembabaran Dhamma di SMB

Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar kata "magic"? Tak dipungkiri, di Indonesia, saat mendengar kata "magic', yang terlintas di benak cukup banyak orang adalah hal mistis, klenik, perdukunan, jin, setan, iblis, makhluk dari alam kegelapan.

Padahal terjemahan kata "magic" dalam bahasa Indonesia adalah sulap. Celakanya lagi, masih banyak pula orang yang menganggap sulap itu berbau mistis. Padahal sulap adalah cabang seni, seperti halnya tari, musik, drama/akting, seni lukis, dan lain-lain.

Sulap tidak menggunakan bantuan jin dan sejenisnya. Sulap itu hanya seni memanipulasi untuk menghibur. Semua bisa dijelaskan secara ilmiah. Anda yang menganggap sulap = mistis, mungkin mirip seperti orang dari suku pedalaman yang baru melihat HP, remote TV, dan alat teknologi lainnya. Mereka mungkin mengira kita orang sakti, pencet tombol remote, TV bisa menyala, dan lain-lain. Padahal itu hanya produk teknologi yang belum mereka ketahui cara kerjanya.

Kertas dilipat, ketika dibuka, jadilah uang kertas dan boleh diperiksa, itu asli. Kalau memang pesulap sesakti itu, mengapa mereka masih harus tampil di berbagai tempat demi uang? Bukankah lebih enak di rumah saja melipat kertas dan sebut "Sim salabim" kertas akan jadi uang. Apakah contoh ini sudah sedikit menjelaskan bahwa sulap itu hanya seni memanipulasi untuk menghibur semata? 

Oke, kita balik ke sulap.

Siapa yang tidak suka menyaksikan sulap??? Rasanya tidak ada. Dari anak kecil hingga kakek nenek pun suka menyaksikan sulap. 

Penulis pernah mengunjungi panti wreda (panti jompo). Selain berbagi kebahagiaan dengan membagikan makanan, penulis dan Revata atau biasa disapa Ray (anak penulis) menghibur Oma-Oma dengan sulap.

Ini pula yang dilakukan Litar Suryadi dan Sakka Putta Suryadi (anak Litar) saat mengisi sharing Dhamma di SMB (Sekolah Minggu Buddhis) Vihara Dharma Suci, Jembatan Tiga, Jakarta Utara (Minggu, 17 Februari 2019).

Bagaimana dengan SMB tempat putra-putri Anda? Atau bagaimana dengan SMB tempat Anda mengajarkan Dhamma untuk anak-anak Buddhis?

Menurut Anda, apakah ini mengasyikkan? Mari saksikan video dan lihat beberapa foto dari kegiatan tersebut.

Permainan menangkap cahaya.

Lingkaran tali yang terlepas akhirnya bisa saling terhubung (menyambung). Yang baik berkumpul dengan yang baik, yang jahat berkumpul dengan yang jahat. Adik-adik ikut SMB itu belajar menjadi anak baik, bergabung menjadi satu keluarga.






Kami memiliki group WA "Pembina SMB". Jika Anda adalah Kakak Pembina SMB, ayo bergabung ke group dengan cara kirim pesan via WA ke Litar Suryadi: 0812 9037 3339

Info lebih lengkap tentang SMB, aplikasi Majalah SMB, Magic for Dhamma, atau Anda Pembina SMB yang tertarik untuk diajari trik sulap? Silakan klik: Sim Salabim: Sulap, Pembina SMB, Majalah SMB, dan Dhamma

Apa komentar Anda soal sulap sebagai media pembabaran Dhamma? Tinggalkan komentar Anda di kolom komentar. Anumodana...


Sulap sebagai media pembabaran Dhamma adalah berkat kerja sama:

Sim Salabim: Sulap, Pembina SMB, Majalah SMB, dan Dhamma




Hari Minggu ke wihara jadi menyenangkan untuk anak-anak, seperti boleh beli cemilan di kantin wihara atau bisa jalan-jalan ke tempat yang mereka suka sepulang dari wihara. Jangan bangunkan anak dengan marah-marah atau memarahi mereka karena Anda terburu-buru dan tidak mau terlambat. Berterima kasihlah kepada mereka karena telah mau menggunakan hari istirahatnya dengan ke wihara.

Itu beberapa usaha yang dapat dilakukan orangtua agar anak-anaknya termotivasi ikut SMB. Apa yang bisa penulis bantu agar anak-anak suka ikut SMB?

Selama ini, penulis sudah mengamati media penyampai Dhamma untuk anak SMB (di Taman Putra Vidyasagarar, Bandung, tempat anak-anak penulis ikut SMB) sudah variatif. Pesan Dhamma disampaikan story telling, lewat lagu, aneka permainan, membuat kerajinan tangan, dan nonton film bersama.

Anak yang mengikuti SMB mendapat poin. Poin juga akan ditambah jika bisa menjawab pertanyaan atau yang bersedia menjadi pemimpin pujabakti. Poin yang dikumpulkan, nantinya dapat ditukar aneka hadiah, mulai striker, alat tulis, sampai boneka.

Nah... kebetulan penulis suka dengan sulap. Penulis ingin sulap (magic) dijadikan sebagai salah satu media penyampaian Dhamma untuk anak SMB di seluruh Indonesia. Frekuensi penyampaian Dhamma lewat sulap tidak terlalu sering (tergantung kesepakatan). Mengapa tidak terlalu sering? Pertama kami harus menyiapkan trik sulap apa yang sesuai dengan materi Dhamma yang akan disampaikan. Kedua, supaya greget sulap (sulap yang menakjubkan) terus terjaga. Anak-anak juga jadi antusias, kalau terlalu sering, sulap jadi biasa saja.

Kami memiliki group WA "Pembina SMB". Jika Anda adalah Kakak Pembina SMB, ayo bergabung ke group dengan cara kirim pesan via WA ke Litar Suryadi: 0812 9037 3339

Kita bertukar pikiran tentang materi untuk SMB dan berbagi pengalaman selama mengajar di SMB. Kami juga memiliki aplikasi "Majalah SMB" yang bisa dijadikan media untuk memuat berita kegiatan SMB di tempat Anda dan juga media yang memuat karya anak-anak SMB tempat Anda mengajar. Kirimkan berita dan foto ke Admin, Admin akan menampilkannya di aplikasi "Majalah SMB"

Ayo download dan pasang aplikasi Majalah SMB di smartphone-mu. Klik saja: "Majalah SMB"

Foto profil group "Buddhist Magician"

Magic for Dhamma (Magic 4 Dhamma)

Kami juga punya group "Buddhist Magician" sebagai wadah pesulap (dari yang sekedar hobi sulap, Kakak Pembina SMB, sampai pesulap profesional, boleh gabung ke sini). 

Di group "Buddhist Magician" ini kita diskusi, materi sulap apa yang bagus dan cocok digunakan untuk penyampaian materi Dhamma bagi anak-anak SMB.

Bagaimana dengan Kakak Pembina yang tertarik sulap tapi tidak bisa bermain sulap? Oh... tidak usah khawatir, kami akan ajarkan aneka trik sulap sederhana yang mudah dipelajari dan langsung dipraktikkan. Trik bisa berupa tulisan plus foto atau video, atau bahkan diajarkan melalui video call jika memungkinkan. Kami akan pilihkan trik sulap yang mudah tapi keren. 

Bagaimana kalau tertarik gabung di group WA "Buddhis Magician"? Gabung saja dulu di group WA "Pembina SMB", nanti Admin akan mengundang Anda yang berminat untuk bergabung ke group "Buddhist Magician".

Kami tunggu partisipasi Anda...

Catatan:
Tolong bantu infokan hal ini ke rekan-rekan se-Dhamma yang suka sulap dan Pembina SMB. Anumodana...